Apr 8, 2009

Tawazun- Menuntut ilmu dan Mensucikan hati

" Aku berpikir tentang ilmu,

kecenderungan terhadapnya dan menyibukkan diri dengannya.

Ternyata aku memperoleh kesan bahwa hal itu bisa menguatkan hati yang akhirnya cenderung menjadi keras.

Kalau tidak kerana kuatnya hati dan panjangnya cita-cita, aku tidak akan menyibukkan diri dalam ilmu.

Aku menulis hadits dan berharap bisa menyempurnakannya.

Namun, ketika aku berpikir tentang suasana hatiku dalam hubungannya dengan Allah, maka melunaklah cita-citaku.

Hatiku menjadi tipis dan lunak.

Lalu, berlinanglah air mataku sampai aku memilih bermunajat, aku diliputi ketenangan dan ketenteraman batin.

Namun, saat yang sama, aku menyadari bahawa menekuni ilmu lebih utama, lebih kuat hujjah dan lebih tinggi derajatnya, meskipun dampaknya dapat membuat hati menjadi keras"



oleh Imam Ibnul Jauzi ra dalam bukunya Shaidul Khatir



p/s: Kata-kata ini diambil dari buku MANAJEMEN TAWAZUN DALAM KEHIDUPAN MUSLIM =). Walaupun bahagian ni telah beberapa kali dibaca,malah mungkin pernah diberitakan tetapi baru kini ia menyentuh hati dan mula difahami. Kita tidak tahu tentang aturan ALLAh terhadap diri, saat menganggap itulah yang terbaik buat diri tetapi ia tidak, dan saat menganggap ia bukan yang terbaik, itulah yang terbaik sebenarnya.. maka, doakanlah yang terbaik.. kerana saat dirasakan ia adalah musibah walhal ia adalah satu penyelamat.. ok? =)

No comments:

Post a Comment