Apr 8, 2009

Winners Are Like You

WINNERS take chances

Like everyone else, they fear failing,

but they refuse to let fear control them

WINNERS don't give up

When life gets rough, they hang in

until the going gets better

WINNERS don't blame fate for their failures

nor luck for their successes

WINNERS accept responsibility for their lives

WINNERS are positive thinkers

who see good in all things

From ordinary, they make extraordinary

Winners believe in the path they have chosen

even when it's hard,

even when others can't see where they are going

WINNERS are patient

They know a goal is only worthy

as the effort that's required to achieve it

WINNERS are people like you

They make this world a

better place to be



Thoughts to share with a wonderful teenager

Tawazun- Menuntut ilmu dan Mensucikan hati

" Aku berpikir tentang ilmu,

kecenderungan terhadapnya dan menyibukkan diri dengannya.

Ternyata aku memperoleh kesan bahwa hal itu bisa menguatkan hati yang akhirnya cenderung menjadi keras.

Kalau tidak kerana kuatnya hati dan panjangnya cita-cita, aku tidak akan menyibukkan diri dalam ilmu.

Aku menulis hadits dan berharap bisa menyempurnakannya.

Namun, ketika aku berpikir tentang suasana hatiku dalam hubungannya dengan Allah, maka melunaklah cita-citaku.

Hatiku menjadi tipis dan lunak.

Lalu, berlinanglah air mataku sampai aku memilih bermunajat, aku diliputi ketenangan dan ketenteraman batin.

Namun, saat yang sama, aku menyadari bahawa menekuni ilmu lebih utama, lebih kuat hujjah dan lebih tinggi derajatnya, meskipun dampaknya dapat membuat hati menjadi keras"



oleh Imam Ibnul Jauzi ra dalam bukunya Shaidul Khatir



p/s: Kata-kata ini diambil dari buku MANAJEMEN TAWAZUN DALAM KEHIDUPAN MUSLIM =). Walaupun bahagian ni telah beberapa kali dibaca,malah mungkin pernah diberitakan tetapi baru kini ia menyentuh hati dan mula difahami. Kita tidak tahu tentang aturan ALLAh terhadap diri, saat menganggap itulah yang terbaik buat diri tetapi ia tidak, dan saat menganggap ia bukan yang terbaik, itulah yang terbaik sebenarnya.. maka, doakanlah yang terbaik.. kerana saat dirasakan ia adalah musibah walhal ia adalah satu penyelamat.. ok? =)